Followers

About Me

My photo
A woman who still thinks she is still a little young girl

Tuesday, July 30, 2013

Mentaliti Kita Orang Melayu

"Kasihani lah saya, wahai manusia" 



Kadang-kadang aku tak faham macam mana sesetengah masyarakat Melayu berfikir. Bukanlah aku nak berkata yang mentaliti aku ni kelas pertama, ada juga kurangnya dalam berfikir tapi aku pelik dengan sesetengah Melayu berfikir. 

Mengapa sesetengah orang Melayu pandang hina sangat pada anjing?

Anjing pun sama macam kucing sifatnya. inginkan belaian, bermain-main dengan si tuan cuma anjing adalah najis berat dalam Islam. Kenapa kita boleh sayang pada kucing tapi bukan pada anjing? Masyarakat Melayu sangat jijik bila ada anjing kat sebelah. KOTOR KOTOR!! Kalau dah tersentuh bila basah tu, samak je la! apa susah. 

Kadang-kadang aku fikir aku nak bawak makanan kucing dalam handbag aku bila keluar jalan-jalan. Kalau jumpa kucing berkeliaran yang kelaparan, aku boleh ambik makanan terus dari bag aku then terus bagi makan. Kalau aku jumpa anjing jalanan yang terjelir lidahnya sebab bulan puasa, tak ada air sebab hujan tak turun-turun, aku rasa macam nak tolong anjing tu tapi aku takut. Sebab aku belum pernah lagi pegang anjing. Aku takut nak dekat dengan dia, aku teringin nak bagi makanan/minumam kat dia cuma aku TAKUT nak dekat dengan anjing. End up nya, aku berlalu pergi tinggalkan anjing yang kelaparan. Aku tak sanggup nak lihat anjing tu terseksa tapi aku tak berani nak dekat dengan dia. Kejam kah aku? Aku pun tak sedar air mata aku jatuh sekarang ni. 

Bukan salah anjing tu dianggap sebagai najis berat. Allah tak haramkan kita menolong anjing. Janganlah kita seksa anjing ( yang dianggap jijik ). Janganlah kita baling batu pada dia, cantas ekor anjing tu. Anjing tu ada PERASAAN. Dia rasa sakit!! Dia cuma tak dapat berfikir/beritahu sakit dia pada kita. Sama juga pada kucing, arnab dan haiwan2 lain. 


Anjing merupakan haiwan yang sangat bijak. Dia setia dengan tuannya. Sesetengah anjing sanggup tunggu di kubur pemiliknya berhari-hari malah sampai bertahun-tahun sampai mati sebab dia sayang sangat dengan tuannya. Cuma sesetengah anjing yang bernasib malang sebab tidak bertuan. Aku tak suruh kita bela anjing, tapi berhentilah beranggapan haiwan tu jijik, haram dan sebagainya. Tolonglah haiwan tu kalau ia dalam kesusahan. Mungkin kita boleh minta bantuan non muslim bagi makanan pada anjing kalau kita nampak anjing kelaparan di tepi-tepi jalan. Kita boleh samak balik, solat pun sah. Tapi janganlah kita siksa binatang tu. Sebab binatang tu tak mampu berkata apa-apa. 




“ Para sahabat bertanya kepada Nabi SAW, ‘apakah kita boleh memperoleh pahala daripada Tuhan dengan berbuat baik kepada binatang.’ Beliau menjawab: Ya, engkau akan diberi pahala kerana berbuat baik kepada setiap makhluk hidup.”





"Suatu ketika terlihat seorang perempuan muda berjalan terseok-seok seolah menahan rasa letih. Sudah terlalu jauh ia menyusuri sepanjang jalan, untuk mencari sesuap nasi. Menawarkan diri kepada siapa saja yang mau, meski dengan harga yang murah. Perempuan muda itu terlihat terlalu tua dibandingkan dengan usia sebenarnya. Wajahnya kuyu diguyur penderitaan panjang. Ia tidak mempunyai keluarga, kerabat ataupun sanak saudara lainnya. Orang-orang sekelilingnya menjauhinya. Bila bertemu dengan perempuan tersebut, mereka melengos menjauhinya karena jijik melihatnya.

Namun perempuan itu tidak peduli, karena pengalaman dan penderitaan mengajarinya untuk bisa tabah. Segala ejekan dan caci maki manusia diabaikannya. Ia berjalan dan berjalan, seolah tak ada pemberhentiannya. Ia tak pernah yakin, perjalanannya akan berakhir. Tapi ia terus berusaha melenggak-lenggok menawarkan diri. Namun sepanjang jalan itu sunyi saja, sementara panas masih terus membakar dirinya. Entah sudah berapa jauh ia
berjalan, namun tak seorangpun juga yang mendekatinya.

Lapar dan haus terus menyerangnya. Dadanya terasa sesak dengan nafas yang terengah-engah kelelahan yang amat sangat. Betapa lapar dan hausnya ia…

Akhirnya sampailah ia di sebuah desa yang sunyi. Desa itu sedemikian gersangnya hingga sehelai rumputpun tak tumbuh lagi. Perempuan lacur itu memandang ke arah kejauhan. Matanya nanar melihat kepulan debu yang bertebaran di udara. Kepalanya mulai terasa terayun-ayun dibalut kesuraman
wajahnya yang kuyu.

Dalam pandangan dan rasa hausnya yang sangat itu, ia melihat sebuah sumur di batas desa yang sepi. Sumur itu ditumbuhi rerumputan dan ilalang kering dan rusak di sana-sini. Pelacur itu berhenti di pinggirnya sambil menyandarkan tubuhnya yang sangat letih. Rasa hauslah yang membawanya ke tepi sumur tua itu.

Sesaat ia menjengukkan kepalanya ke dalam sumur tua itu. Tak tampak apa-apa, hanya sekilas bayangan air memantul dari permukaannya. Mukanya tampak menyemburat senang, namun bagaimana harus mengambil air sepercik dari dalam sumur yang curam ? Perempuan itu kembali terduduk.

Tiba-tiba ia melepaskan stagennya yang mengikat perutnya, lalu dibuka sebelah sepatunya. Sepatu itu diikatnya dengan stagen, lalu dijulurkannya ke dalam sumur. Ia mencoba mengais air yang hanya tersisa sedikit itu dengan sepatu kumalnya. Betapa hausnya ia, betapa dahaganya ia.

Air yang tersisa sedikit dalam sumur itu pun tercabik, lalu ia menarik stagen itu perlahan-lahan agar tidak tumpah. Namun tiba-tiba ia merasakan kain bajunya ditarik-tarik dari belakang. Ketika ia menoleh, dilihatnya seekor anjing dengan lidahnya terjulur ingin meloncat masuk ke dalam sumur itu. Sang pelacur pun tertegun melihat anjing yang sangat kehausan itu, sementara tenggorokannya sendiri serasa terbakar karena dahaga yang sangat.

Sepercik air kotor sudah ada dalam sepatunya. Kemudian ketika ia akan mereguknya, anjing itu mengibas-ngibaskan ekornya sambil merintih. Pelacur
itupun mengurungkan niatnya untuk mereguk air itu. Dielusnya kepala hewan itu dengan penuh kasih. Si anjing memandangi air yang berada dalam sepatu.
Lalu perempuan itu meregukkan air yang hanya sedikit itu ke dalam mulut sang anjing. Air pun habis masuk ke dalam mulut sang anjing, dan perempuan itu
pun seketika terkulai roboh sambil tangannya masih memegang sepatu…

Melihat perempuan itu tergeletak tak bernafas lagi, sang anjing menjilat-jilat wajahnya, seolah menyesal telah mereguk air yang semula akan direguk perempuan itu. Pelacur itu benar-benar telah meninggal.

Para malaikat pun turun ke bumi menyaksikan jasad sang pelacur. Malaikat Raqib dan Atid sibuk mencatat-catat, sementara malaikat Malik dan Ridwan saling berebut.

Malik – si penjaga neraka – sangat ingin membawa perempuan lacur itu ke neraka, sementara Ridwan – si penjara surga – mencoba mempertahankannya. Ia
ingin membawa pelacur itu ke surga. Akhirnya persoalan itu mereka hadapkan kepada Allah.

“Ya Allah, sudah semestinya pelacur itu mendapatkan siksaan di neraka, karena sepanjang hidupnya menentang larangan-Mu, ” kata Malik.

” Tidak !” bantah Ridwan. Kemudian Ridwan berkata kepada Allah, ” Ya Allah, bukankah hamba-Mu si pelacur itu termasuk seorang wanita yang Ikhlas melepaskan nyawanya daripada melepaskan nyawa anjing yang kehausan, sementara ia sendiri melepaskan kehausan yang amat sangat ? “

Mendengar perkataan Ridwan, Allah lalu berfirman, ” Kau benar, wahai Ridwan, wanita itu telah menebus dosa-dosanya dengan mengorbankan nyawanya
demi makhluk-Ku yang lain. Bawalah ia ke surga, Aku meridhoinya.. “

Seketika malaikat Malik kaget dan terpana mendengar Firman Allah itu, sementara malaikat Ridwan merasa gembira. Ia pun membawa hamba Allah itu
memasuki surga.

Lalu bergemalah suara takbir, para malaikat berbaris memberi hormat kepada wanita, sang hamba Allah, yang Ikhlas itu.

(dikutip dari Kumpulan Kisah Zaman Nabi dan Para Sahabat : ” Jalan Pintas ke Surga “, penerbit Mizan)" 





Sunday, July 28, 2013

Datanglah Iman, Pergilah Nafsu

Wahai iman,
pimpinlah daku untuk meneruskan hijab ini
dengan istiqamah dan ikhlas dari sanubari hatiku
jauhikanlah daku dari bisikan-bisikan yang menjauhkan aku
dari syurga Ilahi
buangkanlah bahagian di dalam hatiku yang ingin sentiasa menjadi tarikan
buatlah hati ini teguh, kuat, dan percaya
dengan janji Ilahi


Wahai nafsu,
berambus dikau
berambuslah dikau dari membisikkan daku sesuatu menuju kejahilan
janganlah kau menarik ku kembali ke kancah lama
buanglah segala keinginan yang tidak pasti
pergilah dikau jauh-jauh dari diriku. 

Jadikanlah bulan Ramadhan yang suci ini sebagai titik permulaan bagiku untuk menjadi Muslimah yang berjaya, bukan hanya seorang Muslim. 



Wednesday, July 17, 2013

I Feel Peaceful

Assalamualaikum
I just finished making a short video for my International Business course
our lecturer wanted us to present anything about IB
It is individual task and presentation must be within 5 mins
so I come out with a short video and maybe a litle bit talk about IB

wanna take a look? 
ala buruk laa. I am not so good in doing this stuff. noob! haahaa

My points in this video are I explain what IB is, a few big company names that run international business and Donald Trump, one of successful businessman in US. Then, I will talk about the needed criteria if you want to enter corporate world. Goreng-goreng sikit, rebus, buat gulai then habisla 5 mins! hehehe. 

btw
I think I will be busy starting from tomorrow until I finish my shortsem. I only take 2 subjects during shortsem but there are many works/projects to be done! 
17 chapters in 7 weeks! crap..
can you imagine how I'm gonna survive for this 7 weeks? otak boleh jem tau! ni baru IB, belum lagi PMPI. 
Plus in this fasting month, I'm so not in studying mood. I can only focus on study at night when my tummy is filled. hahaha. But it is okay. chaaiyokkkkk!! chaiyokkkkk yunis! :D 


I have added one relaxing music for your ears, wahai readers. 
I hope y'all will loike it!
yay or nay? 
If nay, then turn it off okay :) 

Okaylah!
see you in another post! :)
Bye <3 



Thursday, July 11, 2013

Don't We Ever Think?

First of all
Assalamualaikum
&
Happy Fasting Month to all Muslims!
Sekejap je dah puasa lepastu raya
ohhh time went so fast
I wish I can turn back time 


Lepas sahur, saya berfikir
"Kenapa Orang Membenci/Mencemburui Kita Padahal Kita Tak Buat Salah Pun Pada Mereka?"
whyy huh why?
this usually happens among girls out there
Kadang-kadang kita rasa buat apa orang tu tak suka kat kita, bukan dapat faedah pun
We called them "Haters"


Antara sebab yang telah saya fikir ialah 

1) We are too much exposing our happiness in life to other people
Memang lah perkara ni kita tak buat salah kat sesiapa pun. We are just sharing our happiness. Tapi, tidakkah pernah kita fikir kebahagiaan yang kita kecapi itu diinginkan oleh orang lain yang tidak dapat memilikinya? There is two types of people. First, mereka akan senyap/pasrah/sedih dalam hati/buat tak tahu bila tengok orang lain bahagia. Second, mereka akan try jatuhkan orang lain yang bahagia. Tu yang wujudnya haters. 



2) Kita sendiri yang riak dan takbur
By sharing too much informations about ourselves will lead us to takabur
contoh : kita upload gambar handbag LV yang dihadiahkan oleh Mr. Boyfriend with caption "my birthday present from beloved future husband. Alhamdulillah". Some people may think this is just a small matter. They might say "untung laaaa" "cantiknyaa handbag, I wish I've one,too". Some other people might think kita ni budget gila / saja menunjuk-nunjuk nak upload gambar macam tu. But don't we ever think ada orang yang menangis sebab dia tahu dia tak akan dapat handbag LV dari Mr. Boyfriend? Contoh, perempuan yang baru ditinggalkan suami/boyfriend yang tengah frust menonggeng ataupun orang yang tak mampu nak beli barang mewah. DON'T WE EVER THINK ABOUT THIS???
Saya pun tak tahu kita akan mendapat berdosa ataupun tidak hanya kerana post handbag LV. Better tanyalah ustaz. 

Ini baru satu contoh, kalau kita upload one gambar happy family potrait, then anak yatim piatu yang ada facebook menangis tengok gambar family kita tu. Macam mana pulak tu? Hukumnya? Then what should we do? Better tanyalah ustaz. 


We ( include me) are not perfect. even near to perfect. We are always making mistakes everyday indirectly/directly. Bercakap pasal benda ni, saya pun pernah riak jugak. I'm trying to change to be a better person. I know it is hard sometimes. 

Sampai sini je kot luahan hati saya. Hehehehe. I got class this morning at 8:00. Mandi then bersiap siap. Bye peeps. Assalamualaikum. 

Thursday, July 04, 2013

Nak kawen nak kawen.

Hi everyone 
it has been such a long time I didn't write any on this blog
I keep signing in but only just to read others' posts
you guys got a lot of interesting topics to be shared!

Well let me talk a bit about my current news
I just finished final exam of second semester
it was totally tough!
seriously
my face got so many big pimples. great-grandparents punya pimples!
on the forehead, cheeks, chin, etc
both my eyes also were covered with critical eyebag
people from 500 meters away can see my eyebag, you know!!
my nose was covered with many blackheads and whiteheads. 


picture above was taken when I was having my study group in library

After final exam, my pimples keep coming out. it was continuously!
my face was always oily even I use facial clenser more often.
my confidence level became lower
and I persuaded my mom to buy a product to get my original natural skin face back



After three days of using the product that i had just bought
this is the result
TADAAAAAAAAAAA!!!


my skin tone become a lil bit brighter
less black spots ( because of pimples) 
no more pimples are coming out
AND
I have gained a lil weight too! hahaha. look at my double chin! arghhh shit man it ruins the whole picture

so the next step is to get an ideal weight within a month. 
only a few kgs should be reduced then I will get my ideal weight according to my height hehe

After that, boleh lah kawen! 
HAHAHA
okay this is serious.
I am looking for a man with future-husband's criteria right now
and yet still didn't found any
but I am sure
when it is the time, Mr. Right will be found! hehe